25 Kutipan Warren Buffett

Kutipan Warren Buffett
Image source: Harvard Business Review (hbr.org)

Apa kata sang peramal dari Omaha seputar Investasi, Reputasi, dan Kehidupan?

 

Warren Edward Buffett adalah salah satu investor paling sukses di dunia, CEO Berkshire Hathaway, dan orang terkaya kedua di Amerika Serikat (setelah Bill Gates) dengan total kekayaan per Agustus 2017 sebesar US $76,9 milyar (sekitar Rp. 1.015 trilyun pada kurs $1 = Rp 13.200).

Berkshire Hathaway, perusahaan holding yang dipimpinnya, memiliki 367 ribu karyawan, aset senilai US $620 milyar (Rp. 8.184 trilyun) dan revenue tahun 2016 sebesar US $223.60 milyar alias hampir menyamai GDP Bangladesh (US $227 milyar) di tahun yang sama. Berkshire memiliki secara penuh (atau menguasai sebagian saham) dari perusahaan-perusahaan seperti GEICO, Apple, American Express, Coca-cola, Kraft, dan praktis hampir semua maskapai besar Amerika seperti United Airlines, Delta, dan Southwest.

Lebih dari sekadar “horang kayah”, barangkali yang membuat Mr. Buffett memiliki pesona dan kharisma spesial dibanding orang-orang superkaya lainnya adalah kepribadian dan kesederhanaannya, dan bagaimana dia selalu mengambil keputusan bisnis maupun kehidupan pribadi dengan mempertahankan integritas dan nilai-nilai pribadi yang dianutnya.

Berikut adalah 25 kutipan Warren Buffet yang inspiratif tentang berbagai hal, dari investasi dan bisnis, hingga kehidupan pribadi.

 

Kutipan Warren Buffett tentang investasi dan bisnis

 

  • Someone is sitting in the shade today because someone planted a tree a long time ago.

“Seseorang duduk di tempat teduh hari ini karena seseorang telah menanam pohon sejak lama”

Jangan pernah melupakan jasa orang-orang terdahulu yang memungkinkan kita menikmati kehidupan yang nyaman saat ini.

  • Price is what you pay. Value is what you get

“Harga adalah apa yang anda bayar. Nilai adalah apa yang anda peroleh.”

Price menunjukkan nilai uang, dan value adalah manfaat yang anda peroleh dari sesuatu yang anda bayarkan.

  • The first rule is not to lose. The second rule is not to forget the first rule.

“Aturan pertama adalah jangan sampai kehilangan. Aturan yang kedua adalah, jangan pernah melupakan aturan pertama.”

Intinya hanya ada satu aturan: jangan sampai kehilangan atau rugi.

  • It’s far better to buy a wonderful company at a fair price than a fair company at a wonderful price

“Jauh lebih baik untuk membeli perusahaan yang luar biasa dengan harga wajar, daripada membeli perusahaan yang biasa-biasa saja dengan harga yang melebihi kewajaran.”

  • Only buy something that you’d be perfectly happy to hold if the market shut down for 10 years

“Belilah hanya sesuatu (saham) yang anda yakini bakal anda simpan dengan senang hati seandainya pasar tutup selama sepuluh tahun.”

  • I bought a company in the mid-’90s called Dexter Shoe and paid $400 million for it. And it went to zero. And I gave about $400 million worth of Berkshire stock, which is probably now worth $400 billion. But I’ve made lots of dumb decisions. That’s part of the game

“Pada pertengahan 90-an saya pernah membeli saham perusahaan Dexter Shoe dengan nilai 400 juta dollar. Kemudian nilainya jatuh menjadi nol. Dan saya juga pernah melepas saham Berkshire senilai 400 juta dollar, yang saat ini mungkin nilainya sekitar 400 milyar dollar. Saya pernah membuat banyak keputusan bodoh. Bagaimanapun itu adalah bagian dari permainan.”

  • Risk comes from not knowing what you’re doing

“Risiko datang ketika anda tidak tahu apa yang sedang anda lakukan.”

  • In the world of business, the people who are most successful are those who are doing what they love

“Di dunia bisnis, orang-orang yang paling sukses adalah mereka yang melakukan hal-hal yang mereka cintai.”

  • The business schools reward difficult complex behavior more than simple behavior, but simple behavior is more effective

“Sekolah bisnis lebih menghargai perilaku yang njelimet daripada kesederhanaan, namun kesederhanaan sebetulnya lebih efektif.”

  • The most important investment you can make is in yourself

“Investasi yang paling penting yang dapat anda buat adalah diri anda.”

  • Should you find yourself in a chronically leaking boat, energy devoted to changing vessels is likely to be more productive than energy devoted to patching leaks

“Jika anda berada dalam sebuah perahu yang mengalami kebocoran parah, energi yang dikeluarkan untuk mencari perahu pengganti boleh jadi lebih produktif daripada menghabiskan energi buat menambal kebocoran tersebut.”

  • In the business world, the rearview mirror is always clearer than the windshield

“Di dunia bisnis, kaca spion selalu lebih jernih daripada kaca depan.”

Melihat dan mengevaluasi masa lalu selalu lebih mudah daripada memprediksi masa depan.

  • If past history was all that is needed to play the game of money, the richest people would be librarians

“Seandainya pengetahuan tentang masa lalu adalah segala yang dibutuhkan untuk menginvestasikan uang, orang-orang terkaya adalah para pegawai perpustakaan.”

Sebuah statemen yang mengingatkan bahwa melihat masa lalu bukanlah segalanya. Orang-orang yang paling berhasil adalah mereka yang memiliki visi ke depan, bukan yang kelewat sibuk berkutat dengan data-data lama.

  • Our favorite holding period is forever

“Jangka waktu yang kita sukai untuk menyimpan saham adalah selamanya.”

Statemen ini menegaskan bahwa Buffett dan orang-orang di Berkshire Hathaway adalah para investor jangka panjang, bukan tipikal trader atau spekulan.

  • I always knew I was going to be rich. I don’t think I ever doubted it for a minute

“Saya selalu tahu dari awal bahwa saya akan menjadi orang kaya. Saya tidak pernah meragukan hal tersebut semenit pun.”

Sebuah keyakinan yang penuh dan optimisme yang menyala-nyala akan menciptakan realitasnya sendiri.

  • The difference between successful people and really successful people is that really successful people say no to almost everything

“Perbedaan antara orang sukses dengan orang-orang yang SANGAT sukses adalah bahwa orang-orang yang sangat sukses berkata tidak untuk hampir segala hal.”

Maksud dari pernyataan Buffett ini adalah, orang yang sangat sukses cenderung untuk sangat selektif atas segala hal. Dia membuat pertimbangan yang sangat matang sebelum berkata “ya” atas setiap penawaran atau peluang yang singgah dalam kehidupannya, karena menyadari setiap keputusan yang dibuatnya bakal mempengaruhi hidupnya dalam jangka panjang.

  • Wall Street is the only place that people ride to in a Rolls Royce to get advice from those who take the subway

“Wall Street adalah satu-satunya tempat di mana orang-orang yang mengendarai Rolls Royce meminta nasihat dari orang-orang yang naik kereta bawah tanah.”

Sindiran Buffett buat situasi ‘aneh’ di Wall Street di mana orang-orang kaya mengandalkan nasihat finansial dari para pialang dan orang-orang bursa lain, yang notabene sebagian besar dari mereka hidup dari mengandalkan gaji bulanan dan sekadar komisi dengan nasihat yang mereka berikan.

Sebuah ironi yang mungkin dapat diibaratkan seperti seorang kakek yang berusia seratus tahun, datang ke dokter yang baru berumur tiga puluhan untuk meminta nasihat medis bagaimana caranya agar bisa berumur panjang ..

  • A public-opinion poll is no substitute for thought

“Opini publik bukanlah pengganti pemikiran.”

Seringkali kita harus berani bertindak dengan mengabaikan, atau bertentangan dengan pendapat umum ketika kita meyakini prinsip dan pemikiran kita sendiri.

 

Kutipan Warren Buffett tentang reputasi, cinta, dan kehidupan

 

  • It takes 20 years to build a reputation and five minutes to ruin it. If you think about that, you’ll do things differently

“Membutuhkan waktu dua puluh tahun untuk membangun reputasi, dan cukup lima menit untuk menghancurkannya. Jika anda merenungi hal tersebut, anda akan bertindak dengan cara yang berbeda.”

  • It’s better to hang out with people better than you. Pick out associates whose behavior is better than yours and you’ll drift in that direction

“Bergaullah dengan orang-orang yang lebih baik dari anda. Pilih rekanan dengan perilaku yang lebih baik dari anda, dan anda akan mengarah kesana.”

  • The only way to get love is to be lovable. It’s very irritating if you have a lot of money. You’d like to think you could write a check: ‘I’ll buy a million dollars’ worth of love.’ But it doesn’t work that way. The more you give love away, the more you get

“Satu-satunya jalan agar dicintai adalah dengan menjadikan diri anda layak dicintai. Punya banyak uang itu sebenarnya sangat tidak nyaman. Anda boleh jadi akan berpikir kalau anda bisa menulis sebuah cek: ‘saya akan membeli cinta seharga satu juta dollar’. Bukan seperti itu caranya. Semakin anda memberikan cinta, semakin banyak cinta yang anda dapatkan.”

  • Of the billionaires I have known, money just brings out the basic traits in them. If they were jerks before they had money, they are simply jerks with a billion dollars

Dengan memperhatikan semua milyarder yang saya kenal, uang hanya akan semakin menonjolkan sifat dasar mereka. Jika mereka bajingan ketika masih miskin, uang trilyunan hanya akan membuat sifat bajingan mereka semakin menonjol.

  • Basically, when you get to my age, you’ll really measure your success in life by how many of the people you want to have love you actually do love you

“Pada dasarnya, ketika anda mencapai usia seperti saya, anda akan mengukur kesuksesan berdasarkan berapa banyak orang yang benar-benar tulus mencintai anda.”

  • Honesty is a very expensive gift. Don’t expect it from cheap people

“Kejujuran adalah hadiah yang sangat mahal. Jangan mengharapkannya dari orang-orang murahan.”

  • If you’re in the luckiest 1% of humanity, you owe it to the rest of humanity to think about the other 99%

“Jika anda termasuk dalam 1 persen orang-orang yang paling beruntung, anda memiliki hutang untuk memikirkan nasib 99 persen mereka yang kurang beruntung.”

 

Bagikan artikel ini kepada teman

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *