26 Istilah Startup yang Perlu Anda Ketahui

Definisi Startup

Startup adalah usaha kewiraswastaan yang lazimnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan mengembangkan model bisnis dengan platform yang inovatif. Startup biasanya merupakan perusahaan yang dirancang untuk secara efektif mengembangkan dan memvalidasi model bisnis yang skalabel.

Ingin mendirikan startup? Langkah pertama sebelum benar-benar memasukinya adalah membiasakan diri dengan beberapa jargon (istilah, kosakata) yang lazim digunakan pada kultur tersebut. Jika perusahaan anda mencari investasi melalui venture capital (VC), penting bagi Anda untuk tidak hanya memiliki semua elemen yang diperlukan, tetapi memastikan bahasa yang Anda gunakan nyambung dengan calon investor Anda.

Berikut adalah beberapa jargon alias kosakata yang lazim digunakan pada ‘kultur’ startup baik di Silicon Valley maupun di dalam negeri.

Inkubator (atau Accelerator)

Pusat di mana start-up “diinkubasi” melalui bimbingan, ruang, dan terkadang modal. Dapat juga diartikan sebuah perusahaan yang membantu perusahaan baru dan startup berkembang dengan memberikan layanan seperti pelatihan manajemen atau ruang kantor.

Accredited Investor

Seseorang dengan modal besar yang berpotensi tertarik untuk berinvestasi di perusahaan Anda. Atau, secara teknis, menurut definisi SEC (Securities and Exchange Commission): “Seseorang dengan penghasilan pribadi lebih dari US $ 200.000 per tahun dalam dua tahun terakhir secara berturut-turut, atau dengan pendapatan gabungan dengan pasangan melebihi US $ 300.000 untuk periode yang sama, dan dengan tingkat pendapatan yang diharapkan sama pada tahun berjalan; atau seseorang yang memiliki kekayaan bersih individu, atau kekayaan bersih bersama dengan pasangannya yang melebihi US $ 1 juta pada saat pembelian, tidak termasuk nilai dari tempat tinggal (rumah) yang dimiliki orang tersebut.”

(“A natural person with income exceeding $200,000 in each of the two most recent years or joint income with spouse exceeding $300,000 for those years and a reasonable expectation of the same income level in the current year; or A natural person who has individual net worth, or joint net worth with the person’s spouse, that exceeds $1 million at the time of the purchase, excluding the value of the primary residence of such person.”)

Batasan penghasilan tersebut sangat penting untuk kelangsungan startup anda, karena anda harus meminta jaminan investor potensial untuk membuktikan bahwa mereka sanggup mengambil risiko atas uang mereka yang ditanamkan pada startup Anda, selain untuk mematuhi ketentuan undang-undang.

Boot-strapping

Menggunakan uang “teman dan keluarga” untuk memulai startup anda (karena investor besar dan serius masih belum sepenuhnya percaya kepada startup anda). Seperti yang dikatakan Carey Martell, Pendiri Power Up, “Boot-strapping adalah hari-hari awal yang sulit, ketika anda harus bersiap-siap untuk makan mie instan setiap hari. Setiap kali Anda ingin membelanjakan uang secara royal, anda harus berpikir ulang bahwa jumlah uang yang sama seharusnya bisa digunakan untuk pengeluaran usaha yang jauh lebih bermanfaat.”

Burn rate (atau run rate)

Seberapa cepat Anda “membakar” uang yang Anda miliki. Bukan hal yang aneh jika startup anda menghabiskan uang dalam jumlah besar selama beberapa tahun pertama sebelum mencapai break event point. Cepat-cepatlah membikin profit untuk mengakhiri periode ini.

Cottage Business atau cottage industry

Sebuah model bisnis yang bagus tetapi bukan sesuatu yang bisa terukur (atau menghasilkan keuntungan) secara besar-besaran. Sebagai contoh, Disqus adalah platform komentar untuk artikel website atau blog yang populer, namun dari sisi model dan skala bisnis barangkali tidak akan memberikan profit yang sangat besar (dalam skala, katakanlah, Google) bagi pengembangnya.

Deck (atau pitch deck)

Sebuah presentasi PowerPoint sepanjang 10 slide yang mencakup semua aspek bisnis Anda secara ringkas dan menarik. Alat untuk menarik investor. Lakukan pekerjaan rumah Anda, dapatkan banyak umpan balik, dan pertimbangkan untuk menyewa seorang desainer grafis atau desainer presentasi profesional untuk memoles versi final presentasi tersebut.

Disruptive Technology

Suatu teknologi yang benar-benar mengubah cara masyarakat melakukan sesuatu. Game changer. Contoh: Uber, Grab, atau Gojek yang secara drastis mengubah bagaimana sistem transportasi umum bekerja. Atau Amazon dan toko-toko online lain yang dapat mengubah perilaku belanja tradisional masyarakat.

Exit Strategy

Bagaimana Anda akan menjual startup anda dan memberi investor Anda banyak uang? Siapa yang akan membeli startup tersebut dan mengapa?

First Mover Advantage (FMA)

Tidak setiap startup adalah yang pertama di bidangnya. Sebelum Gojek dan Grab sudah ada Uber. Sebelum Google muncul sudah ada Yahoo! dan Altavista. Mereka yang menjadi pelopor di bidangnya disebut sebagai first mover.

Jika start up anda adalah FMA, anda tentu ingin menunjukkannya kepada investor. Namun sadarilah bahwa menjadi first mover bisa menjadi nilai tambah ataupun sebaliknya, menjadi beban. Anda mungkin harus terlebih dahulu mengedukasi pasar untuk memahami produk anda (yang belum mereka kenal sebelumnya), jadi penjualan yang anda hasilkan mungkin akan memakan cost lebih banyak daripada mereka yang datang belakangan dan tinggal mengambil pasar yang sudah familiar dengan model bisnis yang sama.

Growth Hacking (= Lean Startup)

Istilah yang diciptakan oleh Sean Ellis untuk menggambarkan teknik pemasaran yang berfokus pada pencarian pertumbuhan terukur dengan cepat melalui strategi non-tradisional dan murah seperti penggunaan media sosial.

Hockey Stick

Bentuk kurva pertumbuhan yang ingin dilihat (dan dipercayai) oleh setiap VC pada grafik penjualan startup yang mereka danai! Untuk mengikuti bentuk kurva ini berarti start up anda harus sanggup melipatgandakan penjualan setiap tahun.

Loss Leader Pricing

Menjual sesuatu dengan rugi (dengan disengaja) sebagai bagian dari biaya pemasaran untuk mendatangkan pelanggan yang Anda harapkan dari bisnis yang berulang. Sedikit banyak menyerupai praktek dumping (sengaja menjual produk di bawah harga pasar dengan tujuan jangka panjang untuk merebut dan – pada akhirnya – mendominasi market share).

Low Hanging Fruit

Mencari cara termudah yang bisa dilakukan perusahaan anda untuk memperoleh uang tunai. Long hanging fruit mudah diucapkan, tetapi seringkali sulit diidentifikasi, namun jika mampu mengenalinya sangat penting untuk kesuksesan awal startup anda. Contoh, low hanging fruit bagi Google adalah dengan menjual slot iklan pada hasil pencarian mereka untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Minimum Viable Product (MVP)

Versi “mentah” dari sebuah produk yang tujuannya untuk membuat konsep produk yang lebih matang. Seringkali digunakan dalam pembuatan software baru yang akan di uji Beta, dan kemudian diupgrade dengan fitur tambahan hingga menjadi produk yang siap dipasarkan atau didistribusikan.

Pivot

Perubahan arah (atau model bisnis) perusahaan. Jika anda gagal dengan tujuan awal startup anda, mungkin perlu melakukan pivot. Pivot menggambarkan perubahan segmen pasar yang dituju atau penggunaan teknologi yang mapan untuk tujuan yang sama sekali baru dari tujuan sebelumnya.

Ramen Profitable

Kondisi yang terjadi ketika pendapatan startup anda hanya cukup untuk sekadar menutupi cost operasional dan biaya hidup dasar bagi setiap orang yang bekerja pada startup anda. Siap-siap makan Indomie setiap hari!

Return on Investment (ROI)

Sesuatu yang diharapkan oleh seorang investor ketika mereka menanamkan modal ke bisnis anda. Istilah ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan hasil keberhasilan kampanye pemasaran tertentu. Semua orang menginginkan ROI yang positif.

Runway

Berapa lama bisnis anda sanggup bertahan tanpa keuntungan hingga anda menghabiskan semua uang tunai yang anda miliki, dan anda pada akhirnya harus memutuskan untuk mengangkat bendera putih.

Scaleable

Kemampuan sebuah startup untuk bisa tumbuh menjadi bisnis besar karena pasar dan permintaannya cukup besar, atau karena anda akan dapat pindah ke pasar yang berbeda dengan produk anda melalui Pivoting or Iterating.

Sweat Equity

Saham perusahaan yang anda diberikan sebagai pengganti pembayaran atas pekerjaan yang dilakukan. Ini adalah alat rekrutmen yang baik untuk membantu Anda menarik orang-orang berbakat (misalnya programmer dengan skill tinggi atau UI designer terkenal) yang tidak sanggup Anda bayar dengan harga pasar karena modal startup anda masih terbatas.

Term Sheet

Dokumen yang menguraikan apa yang akan diperoleh Investor terhadap dana yang mereka masukkan – termasuk persentase kepemilikan dan hak pemungutan suara.

Traction

Bukti bahwa orang benar-benar membeli dan menggunakan produk anda.

Valuation

Taksiran nilai perusahaan Anda. “Pre-money valuation” adalah nilai sebelum Anda mengambil uang investor. “Post-money valuation” adalah jumlah tersebut ditambah dengan investasi yang telah dimasukkan.

Value Prop

Fitur atau elemen yang membuat bisnis atau produk anda terlihat menarik dan unik bagi konsumen.

Vaporware

Produk yang anda tawarkan tapi belum benar-benar dibuat (dan mungkin saja tidak akan pernah dibuat). Ini adalah cara untuk menguji permintaan pasar. Beberapa orang berpendapat ini praktek yang busuk, tapi sangat umum dilakukan saat ini. Anda dapat melihat-lihat banyak vaporware di Indiegogo.

VC (Venture Capital, atau Venture Capitalist)

Pemodal ventura, baik individual ataupun perusahaan. Contoh, Kleiner-Perkins, John Doerr, Sequoia Capital.

 

Bagikan artikel ini kepada teman

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *