Kelebihan dan Kekurangan Facebook Ads

Facebook Ads

Facebook adalah platform media sosial yang luar biasa jika menyangkut digital advertising. Tidak peduli apakah anda mewakili korporat besar atau bisnis rumahan, Facebook Ads menawarkan ruang yang luas untuk mempromosikan produk anda.

Berikut adalah beberapa fakta penting yang membuat Facebook Ads tidak bisa anda abaikan ketika anda memperluas jangkauan pemasaran produk melalui internet:

Besarnya Audiens yang sanggup anda raih

Data pengguna aktif Facebook
Pengguna aktif Facebook per Q3 tahun 2016

Jumlah audiens yang sangat besar (lebih dari 1,13 milyar pengguna aktif harian). Itu belum termasuk pengguna Instagram yang juga bagian dari properti Facebook, dan terintegrasi dalam satu platform pengelolaan iklan. Dengan kata lain, anda dapat meraih audiens di dua media sosial raksasa cukup dengan satu kampanye periklanan.

Targeting

Anda tidak perlu mengiklankan produk anda ke semua pengguna Facebook secara random. Anda dapat menentukan secara spesifik kepada siapa iklan anda akan ditayangkan. Jika anda mengiklankan produk sepatu sport untuk segmen anak muda, misalnya, anda dapat mengatur secara demografis apakah iklan tersebut akan ditayangkan khusus untuk semua gender ataukah gender tertentu (hanya pengguna laki-laki atau perempuan), rentang usia audiens anda, di mana dia tinggal, interest dan pekerjaan tertentu audiens anda (apakah dia menyukai jogging, penggemar serial film tertentu, dan sebagainya).

Targeting akan membuat iklan anda jauh lebih efektif. Ketika anda mengiklankan produk yang sesuai dengan target pasar anda, konversi dan sales bakal lebih mudah diraih dibanding jika anda meluncurkan kampanye periklanan anda kepada audiens secara acak.

Perhatian

Rata-rata pengguna media sosial menghabiskan waktu selama 50 menit per hari untuk membuka-buka akun media sosial mereka, dengan prosi besar pada Facebook, Twitter, Instagram, dan layanan Messenger seperti WhatsApp. Dengan menciptakan kampanye dan materi yang kreatif, iklan anda berpeluang mencuri perhatian mereka tanpa harus menjadi ‘gangguan’ (obstrusive).

Mobile targeting

Sebagian besar pengguna Facebook mengakses layanan media sosial tersebut melalui perangkat bergerak mereka (smartphone, tablet, laptop). Di zaman ketika semua aktivitas bergerak ke arah mobile, kampanye periklanan anda harus beradaptasi dengan saluran ini jika tidak ingin mati.

Bagaimanapun, Facebook Ads bukan saluran untuk segala hal. Ada beberapa produk yang memang secara alami sesuai dengan nature dari Facebook seperti produk retail dan mobile app. Beberapa produk lain mungkin tidak terlalu relevan untuk diiklankan melalui Facebook.

Bagaimana cara menentukan apakah anda akan memilih Facebook atau saluran pemasaran digital lain (seperti Google AdWords) untuk mengiklankan produk anda? Mengutip dari Blog MOZ, berikut adalah beberapa list PROS dan CONS dari Facebook Ads yang dapat anda gunakan sebagai pertimbangan sebelum memutuskan untuk beriklan di Facebook.

Kelebihan Facebook Ads

  • Kampanye periklanan anda jauh lebih mudah dikontrol dan dan dianalisis dibanding media periklanan tradisional/konvensional. Bayangkan ketika anda mengiklankan produk anda sekaligus di TV, majalah, surat kabar, dan papan reklame di jalan. Ketika terjadi sejumlah penjualan atau konversi, bagaimana anda akan secara AKURAT mengetahui darimana customer anda berasal atau mengetahui informasi tentang produk anda? Pendekatan semi random semacam itu ibarat menembak sebuah target dengan senapan mesin. Anda menghamburkan ratusan butir peluru dengan harapan satu atau beberapa diantaranya mengenai target. Ratusan butir sisanya adalah waste …
  • Kontrol penuh atas anggaran periklanan anda. Dengan Facebook Ads anda dapat menentukan berapa banyak uang yang akan anda habiskan dalam sehari, dan berapa hari kampanye akan dijalankan.
  • Instant ROI (Return on Investment). Tools pada halaman Facebook Ad Manager akan secara otomatis menentukan cost per conversion iklan yang anda jalankan sehingga anda dapat langsung melihat apakah kampanye anda berhasil atau tidak, berapa profit anda, dan sebagainya.
  • Opsi targeting yang luas. Anda dapat secara spesifik mentargetkan rentang usia, kota tempat tinggal, gender, negara, subyek yang disukai/kegemaran, dan sebagainya. Jika produk anda hanya dijual di Jakarta, anda dapat mengatur agar iklan anda hanya ditayangkan untuk pengguna Facebook di kota tersebut (pengguna di kota lain seperti Medan misalnya, tentu bukan target market anda, jadi buat apa menghamburkan anggaran untuk audiens yang tidak akan membeli produk anda?)
  • Raja dari semua digital advertising platform adalah Google AdWords. Namun buat pengguna pemula antarmuka Google AdWords relatif rumit. Facebook Ads menawarkan antarmuka dan proses setup yang jauh lebih mudah.
  • Anda bisa menggunakan images dan video untuk lebih menarik minat target market anda. CPC (Cost Per Click) Facebook Ads relatif lebih murah. Rata-rata paling tinggi tak lebih dari $0.61 per klik.

Kekurangan Facebook Ads

  • Facebook Ads (dan media sosial secara umum) kurang relevan jika digunakan untuk mengiklankan model usaha B2B (business to business). Pengguna Facebook mengakses akun mereka lebih untuk keperluan personal dan santai (mencari hiburan atau selingan, berkomunikasi secara informal dengan teman dan keluarga, melihat event, dan sebagainya). Jika anda hendak mempromosikan, misalnya, solusi cloud hosting untuk korporat atau jasa kargo untuk kepentingan ekspedisi skala besar, Facebook Ads bukan saluran promosi yang tepat.
  • Jika tidak disetup secara benar, Facebook Ads hanya akan membuang-buang uang anda. Kesalahan menentukan target market dan demografi dapat membuat iklan anda ditayangkan ke audiens yang salah, ditampilkan di daerah yang penduduk setempatnya tidak membutuhkan atau tidak bisa mengakses produk anda, dan hal-hal semacam itu.
Bagikan artikel ini kepada teman

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *