Mengenal Beberapa Tipe Iklan Facebook Ads

Panduan Facebook Ads

Sebelum mengenal beberapa kategori atau tipe iklan Facebook Ads, Anda perlu memahami struktur Facebook Ads terlebih dahulu. Facebook membagi struktur iklannya sebagai berikut:

Campaign/Kampanye: Ini adalah parent group alias ‘induk’ dari iklan anda di Facebook Ads. Saya merekomendasikan untuk membuat satu kampanye iklan Facebook per kategori produk anda. Contoh, Anda hendak mempromosikan salah satu menu khas dari restoran anda, yakni soto madura. Maka buatlah campaign tersendiri atas menu tersebut, misalnya campaign dengan nama ‘soto madura’. Semua iklan yang anda buat di bawah kampanye ini akan memiliki “keterkaitan” sebagai sasaran utama mereka.

Ad Set: Di bawah campaign adalah Ad Set. Anda dapat memiliki banyak rangkaian iklan dalam satu kampanye, masing-masing dengan anggaran tersendiri. Sebaiknya gunakan beberapa ad set / rangkaian iklan untuk memisahkan berbagai strategi penargetan Anda. Misalnya, satu kumpulan iklan mungkin menggunakan penargetan minat, sementara yang lain mungkin menargetkan berdasarkan demografi.

Sebagai contoh, kampanye ‘soto madura’ anda dapat dibagi menjadi dua Ad Set, satu menggunakan pentargetan iklan berdasarkan demografi (umur, lokasi tempat tinggal audiens, dsb), dan Ad Set lainnya menggunakan pentargetan minat seperti hobby, makanan kesukaan si audiens, dan sebagainya.

Ads: Iklan individual. Anda dapat memiliki beberapa iklan individual dalam satu kumpulan iklan/Ad Set. Sebaiknya pertahankan penargetan Anda sama untuk semua iklan dalam satu set, namun dengan beragam variasi foto atau teks iklan untuk menguji keefektifannya. Facebook secara otomatis akan menentukan gambar iklan atau teks iklan mana yang paling efektif.

Berapa Anggaran untuk Memasang Iklan di Facebook?

Anda dapat menentukan sendiri berapa yang hendak anda belanjakan. Untuk pemula secara umum dapat memulainya dengan deposit, katakanlah Rp.136.000 untuk dibelanjakan dalam satu, tiga, atau tujuh hari kampanye iklan. Jumlah ini tentu saja mempengaruhi reach alias jangkauan iklan anda. Semakin besar anggaran yang anda sediakan, semakin luas jangkauan audiens yang dapat anda raih.

Mekanisme kerjanya sederhana, ketika anda mengatur setting iklan, anda juga mengatur anggaran iklan tersebut. Setelah pengaturan fix, anda diminta mengisi deposit sesuai jumlah yang dibutuhkan, yang dapat dibayarkan dengan kartu kredit atau melalui transfer bank/ATM.

Apa saja kategori / tipe iklan Facebook Ads yang bisa digunakan?

Tergantung pada strategi kampanye anda, anda dapat memilih di antara beberapa tipe iklan. Buat pemula awalnya mungkin membingungkan, namun ini perlu anda pahami jika ingin mendapatkan hasil yang efektif dan tidak sekadar membuang uang tanpa hasil. Berikut adalah 11 kategori atau tipe iklan Facebook Ads:

1. Boost your posts
2. Promote your Page
3. Send people to your website
4. Increase conversions on your website
5. Get installs of your app
6. Increase engagement in your app
7. Reach people near your business
8. Raise attendance at your event
9. Get people to claim your offer
10. Get video views
11. Collect leads for your business

Mengingat keterbatasan tempat, saya tidak membahas semua tipe iklan di atas, namun hanya meng-cover tiga tipe iklan yang paling sering digunakan oleh marketer dan pemasang iklan secara umum, yakni Boost your posts, Send people to your website, dan Increase conversions on your website.

Boost your posts

Boost your posts adalah tipe iklan Page Post Engagement (PPE). PPE bertujuan untuk meningkatkan ‘engagement’ alias interaksi audiens dengan iklan anda dengan mendorong mereka untuk memberi Like, komentar, atau mem-follow page anda. Interaksi / engagement ini selanjutnya ditargetkan untuk memberi organic traffic ke halaman produk anda.

Boost your posts adalah tipe iklan Facebook yang paling mudah untuk di-set up. Visual post (posting dengan foto atau video) cenderung memberi pengaruh positif yang jauh lebih tinggi pada keberhasilan iklan jenis ini dibandingkan sekadar teks belaka.

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan tipe iklan ‘Boost your posts’.

Kelebihan

  • Iklan ini relatif mudah dibuat dan paling sederhana dibandingkan kategori iklan yang lain
    Facebook cenderung menyajikan jenis iklan ini kepada orang-orang yang secara teratur terlibat aktif dengan posting (tipe orang-orang yang gampang memberi like, sering men-share dan berkomentar pada sebuah postingan).
  • Iklan PPE adalah cara yang terbaik untuk mendapatkan pengikut/follower untuk halaman Facebook Anda (yang kemudian dapat Anda iklankan dengan biaya lebih rendah ketika jumlah follower page anda sudah cukup banyak)
  • Keterlibatan yang tinggi dapat menghasilkan trafik gratis / organik (bila seseorang membagikan iklan atau tag kepada teman Anda misalnya) ke halaman iklan dan penggemar Anda.

Kelemahan

  • Iklan PPE tidak secara langsung mengirim pengunjung ke website anda. Jika target anda adalah sales secara langsung (mencari pengunjung website secara langsung sebanyak-banyaknya), iklan PPE/ boost your posts bukanlah pilihan yang tepat.

Send people to your website

Disebut juga Click to Website (CTW) ad. Tujuan iklan CTW adalah untuk menghasilkan klik URL dan mengirim sebanyak mungkin orang langsung ke halaman kampanye produk / website Anda.
Ada beberapa kelebihan dan kekurangan iklan CTW:

Kelebihan

  • Iklan CTW membutuhkan anggaran yang lebih kecil untuk pengujian; biasanya Anda dapat segera mengetahui apakah iklan anda efektif atau tidak dalam waktu yang lebih singkat. Misalnya dalam 24 jam setelah pemasangan iklan tersebut, anda dapat melihat hasil yang signifikan: berapa klik yang Anda dapatkan, berapa rate konversi (pengunjung yang melakukan order), dan sebagainya. Dari hasil tersebut anda dapat segera memutuskan apakah akan melanjutkan iklan tersebut atau menghentikannya.
  • Jenis iklan ini bekerja lebih efektif untuk menarik potential buyer produk anda, dan orang-orang yang tidak terlalu terlibat dengan konten Facebook.

Kekurangan

  • Iklan CTW jarang menjadi viral atau di-share sebanyak iklan PPE, jadi Anda tidak akan menghasilkan banyak lalu lintas organik atau like untuk halaman Facebook anda.

Increase conversion on your website

Disebut juga Website Conversion (WC) ad. Ini tipe yang lebih rumit dari dua tipe iklan di atas karena melibatkan beberapa hal teknis seperti penggunaan Facebook Pixel (kode pelacakan yang harus diselipkan pada kode HTML website anda) dan mentargetkan ideal buyer yang didasarkan pada konversi iklan anda selama ini. Facebook menggunakan data-data yang mereka kumpulkan dari kampanye anda selama ini untuk menciptakan target audiens sepanjang iklan berjalan.

Kelebihan

  • Iklan ini bisa menjadi lebih efektif dari waktu ke waktu karena Anda memiliki lebih banyak konversi (Facebook mempelajari data dan pola pembeli Anda dan menggunakannya untuk mengoptimalkan penargetan)
  • Langkah-langkah yang lebih mudah untuk pembeli potensial; Jika calon pembeli mengklik iklan tersebut, dia akan dibawa langsung ke halaman website Anda.
  • Jenis iklan ini bekerja lebih baik untuk orang-orang yang tidak terlalu terlibat dengan konten Facebook

Kelemahan

  • Karena didasarkan pada pengujian, kampanye iklan CW dapat menjadi lebih mahal karena Anda memerlukan data konversi (penjualan) untuk menentukan apakah iklan akan menjadi lebih efektif dari waktu ke waktu. Beberapa ratus ribu atau juta rupiah anggaran iklan mungkin dihabiskan hanya untuk pengujian/melihat efektifitas kampanye anda. Anda juga perlu menggunakan piksel pelacakan (Facebook Pixel) untuk memverifikasi apakah iklan Anda bekerja atau tidak.
  • Iklan CW cenderung jarang menjadi viral atau di-share, jadi Anda tidak akan menghasilkan banyak lalu lintas organik atau like pada halaman Facebook anda.
  • Iklan CW tidak disarankan untuk pengguna pemula atau pengiklan dengan anggaran yang terbatas. Lebih tepat digunakan oleh agency periklanan online atau mereka yang lebih berpengalaman dalam aspek teknis dan pengetahuan pemasaran.

Mana iklan yang akan anda pilih?

Buat pembaca yang telah berpengalaman menggunakan Facebook Ads, silakan membagikan pengalaman Anda dengan pembaca lain melalui kolom komentar. 🙂

 

Bagikan artikel ini kepada teman

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *